Rabu, 20 Agustus 2014

Pakaian wanita sejati


            assalamualikum. wr.wb
     Alhamdulillah allah masih memberi saya waktu untuk menghela nafas dan menjalanikehidupan di dunia ini. nikmat tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan ? tapi kadang saya selalu bersikap seakan – akan sayaitumanusia yang sangat menderita tapi saya salah merasa seperti itu , justru Allah sedang menguji saya J . semoga saya dan kalian yang sedang menghadapi ujian hidup bisa menjalaninya dengan  ikhlas dan terus berikhtiar dan berdoa .
     entah ada angin apa , tiba – tiba saya ingin menulis materi yang pernah saya simak pada kajian Ramadhan yang di sampaikan oleh Ibu Feti Fatimah , materi yang beliau sampaikan adalah “ Adab Berpakaian Wanita SEjati “ namun berhubung waktu itu waktuya sangat terbatas jadi materinya tidak tersampaikan semua .  semoga dapat bermanfaat bagi kita semua .

ADAB BERPAKAIAN WANITA SEJATI
-          Jangan berlebihan ( Hr.Bukhari ) : tidak ketat / terlalu longgar .
-          apabila memakai baju baruhendaknya berdoa dahulu.
-          mendahulukan bagian kanan.
-          jangan memakai pakaian yang terdapat tanda salib atau menyerupainya.
-          jangan memakai oakaian dari binatang buas .
-          jangan memakai sandal sebelah .
a.       perhiasan wanita Muslimah
-          hiasan Rambut ( harus dirawat )
1)      adab menyisir : memulai dari kepala bagian kanan , boleh diminyaki apabila susah diatur .
2)      larangan :
a.       dilarang untuk menyambung Rambut ( HR. Bukhari Muslim )
b.      dilarang untuk mencukur alis
c.       dilarang menghias gigi jika hanya untuk gaya saja
d.      dilarang untuk merenggangkan gigi ( boleh jika untukkesehatan )
e.       dilarang memakai gigi emas
f.       dialrang memakai gigi palsu ( boleh apabila darurat )
g.      dilarang memakai wewangian berlebihan apabila keluar rumah .
h.      dilarang memakai kutek
i.        dilarang mencabut uban  ( boleh menyemirnya dengan warna lain kecuali warna HITAM )
j.        dilarang memakai make – up ( kecuali dihadapan suami )
            hukum memakai wewangian beralkohol yaitu dilarang karena khamr haram / najis.

wanita dengan jilbab dan ketauhidan


Apakah seorang wanita muslim wajib memakai jilbab? Apakah jilbab juga
bentuk ketauhidan kita kepada Allah?
“dalam Al Qur’an
yang tertera dalam Annur 31 dan Al Ahzab 59. Allah sudah mengatur beberapa cara
berpakaian wanita! Ibu-ibu, tubuh wanita itu sesungguhnya sangat sempurna.
Sungguh kesempurnaan yang sangat luar biasa, karena Allah menciptakan mahluk
yang dinamakan wanita itu dengan keindahan! Alangkah sayang, jika keindahan yang
diberikan Allah kepada kita, kita perlihatkan kepada khalayak umum. Karena
keindahan itu, harus diberikan kepada manusia yang berhak menerima keindahan.
Yaitu suami kita. Karena Allah memualiakan kita, maka akhirnya dengan kemuliaan
Allah kita diberikan ciri pakaian yang pantas untuk dipakai oleh seorang wanita!
Sungguh wanita itu sangat mulia. Maka jika kita ingin mulia berpakaianlah sesuai
dengan kemuliaan.
Hubungannya jilbab dengan ketauhidan. Merupakan sebuah mata rantai yang
bertautan. Karena jilbab merupakan perintah Allah. Maka dengan begitu, jika kita
wanita yang bertauhid. Dengan sendirinya kita akan menuruti apa yang diperintahkan
oleh Allah. Termasuk perintah untuk berjilbab menutup aurat! Jika kita tidak menuruti
perintah Allah. Berarti kita telah menafikkan perintah-Nya. Orang-orang, yang tidak
menuruti perintah Allah. Berarti dia telah mempunyai sesembahan baru selain Allah.
Dengan begitu, seorang wanita yang tidak berjilbab. Sama saja dengan mempunyai
sesembahan baru selain Allah. Karena telah berani menentang perintah Allah!